Rabu, 28 Agustus 2013

3 Bahan "Ajaib" yang Membuat Baju Pemadam Tahan Api

3 Bahan "Ajaib" yang Membuat Baju Pemadam Tahan Api


Pemadam kebakaran merupakan penyelamat yang paling di tunggu saat terjadi kebakaran, dengan slogan "pantang pulang sebelum padam" yang menjadi ciri khasnya. Dalam melakukan pemadaman api dan penyelamatan korban kebakaran tentu sangat beresiko, harus cepat serta mementingkan keselamatan korban tersebut.


baju pemadam kebakaran gunnebo
Baju Pemadam Kebakaran
Keselamatan pemadam kebakaran saat menunaikan tugas pekerjaannya merupakan aspek utama kesejahteraan yang harus diperhatikan. Perlindungan pemadam kebakaran yang rentan terhadap kecelakaan di lingkungan kerjanya sangat diperlukan, sehingga dapat menekan serendah-rendahnya terjadinya kecelakaan dan meminimalkan dampak negatifnya terhadap keselamatan pekerja.

Saat melakukan aksi tersebut para pemadam kebakaran sudah di lengkapi dengan alat keselamatan dan baju pemadam tahan api yang khusus . Baju pemadam kebakaran adalah faktor penting dalam penyelamatan korban kebakaran, saat sang pemadam memasuki lokasi kebakaran untuk menyelamatkan korban baju pemadam kebakaran menjadi sangat penting untuk melindungi si pemadam dari kobaran api.

terbuat dari apa baju pemadam kebakaran tersebut ? Mengapa bisa tahan api ?
kedua pertanyaan itu dapat Anda ketahui dari artikel berikut ini:

Serat Asbes Sebagai Bahan Baju Pemadam

serat asbes sebagai bahan baju pemadam kebakaran
Bahan Serat Asbes

Baju pemadam kebakaran saat dahulu terbuat dari bahan serat asbes. Serat asbes memang ada yang dapat dipintal dan ada yang tidak. Karena sifatnya yang tahan api makan serat asbes dapat menjadi bahan baju pemadam kebakaran, selain menjadi bahan baju pemadam  Serat asbes yang dipintal dapat juga digunakan untuk sarung tangan, pelapis dinding, pelapis rem, bahan tekstil asbes dan alat pemadam api

Aramid Sebagai Bahan Baju Pemadam


aramid sebagai bahan baju pemadam kebakaran
Bahan Aramid
Serat aramid adalah kelas dari serat sintetik tahan panas dan kuat. Karena itu serat aramid digunakan sebagai bahan baju pemadam kebakaran menggantikan bahan serat asbes, karena bahan serat asbes dapat membahayakan Menghirup asbes dapat menyebabkan penebalan pleura (selaput yang melapisi paru-paru) karena tergores oleh serat asbes dan memicu penyakit kanker bagi para pekerja yang terus menerus menggunakannya. selain menjadi bahan baju pemadam kebakaran.

Bahan aramid banyak di gunakan sebagai bahan baju pembalap mobil dan motor. Aramid termasuk jenis nylon seperti Nomex, Kevlar dan Tawron adalah bahan yang sangat tahan api, tahan suhu tinggi, terbakar pada suhu 53 oC.

Nomex Sebagai Bahan Baju Pemadam

Nomex merupakan bahan fiber yang tahan api dan dalam bahan nomex jika dalam temperatur tinggi tidak dapat meleleh, menetes atau menyebabkan pembakaran di udara. Nomex sendiri adalah serat yang terdiri dari beberapa kombinasi serat lainnya untuk menyempurnakan bahan-bahan baju perlindungan sebelumnya. Serat berbahan Nomex digunakan umunya di gunakan sebagai pakaian pelindung.
Nomex sebagai bahan baju pemadam kebakaran
Bahan Nomex


Dan saat ini lebih dari tiga juta anggota pemadam kebakaran diseluruh dunia dilengkapi dengan alat, pakaian, dan aksesori yang dibuat dengan Nomex. Contohnya adalah baju pemadam kebakaran gunnebo Nomex Fire Suit yang terbuat dari bahan Nomex yang berkualitas.



itulah jenis-jenis bahan baju pemadam kebakaran, seiring perkembangan jaman jenis bahan baju pemadam kebakaran pun terus di tingkatkan keamanan dan perlindungannya agar pemadam kebakaran tetap dapat terlindung saat melakukan aksi penyelamatan.

Selasa, 30 Juli 2013

VERTICAL RESCUE

Masyarakat kita ternyata masih begitu asing mendengar istilah Vertical Rescue. banyak yang bertanya-tanya seperti apa Vertical Rescue itu, apa yang di rescue, apa bedanya dengan SAR, apa hubungannya dengan Panjat Tebing dan lain-lain. Pertanyaan-pertanyaan ini selalu muncul saat Tim Vertical Rescue dari Indonesia Climbing Expedition melakukan sosialisasi-sosialisasi ke masyarakat.
Vertical Rescue sendiri adalah bagian dari operasi SAR yang dilibatkan pada saat Evakuasi (pemindahan korban) pada Medan Khusu vertical/terjal baik basah maupun kering. Jadi dapat disimpulkan bahwa Vertical Rescue adalah Teknik Evakuasi (memindahkan ke lokasi yang lebih aman) obyek (baik barang maupun manusi/korban) dari titik rendah ke titik yang lebih tinggi atau sebaliknya, pada medan yang curam/vertical baik kering maupun basah Tidak diketahui secara pasti, bagaimana sejrah lahirnya Vertical Rescue, mengingat hal ini timbul dan terbentuk dari komunitas pelaku aktivitas Panjat Tebing dan para penelusur gua.

APLIKASI
Aplikasi Vertical Rescue selain digunakan dalam Rock Climbing dan Caving, juga digunakan oleh para pekerja tambang, pekerja ketinggian, pemadam kebakaran dan pastinya digunakan oleh kalangan Militer untuk kebutuhan-kebutuhan taktis








Aplikasi Vertical Rescue
Pada intinya, materi yang dipelajari dalam Vertical Rescue meliputi 2 hl utama yaitu : 3 Teknik Penjangkauan Obyek/korban dan 3 Teknik Evakuasi obyek/korban.

TEKNIK PENJANGKAUAN KORBAN
Ada 3 teknik yang dilakukan dalam Vertical Rescue untuk menjangkau Obyek atau korban yaitu :

LEADING (Perintisan)

adalah teknik penjangkauan korban/obyek yang dilakukan dengan cara pemajatan perintisan dari titik di bawah posisi obyek/korban berada. Teknik ini dilakukan oleh Pemanjat Perintis (Leader) dengan memasang pengaman pada titik-titik tertentu.
Perintisan pada medan tebing
Perintisan pada medan tebing

TRAVERSING (Perintisan Menyamping)
dalam teknik ini, penjangkauan terhadap obyek atau korban dilakukan dengan cara menyamping, di mana tim evakuasi berada dalam titik sejajar dengan posisi obyek atau korban berada. Teknik ini dilakukan oleh pemanjat perintis dengan memasang pengaman pada titik tertentu

ABSEILING (Rapelling/Descending)
Teknik ini digunakan jika posisi obyek/korban berada dibawah posisi tim evakuasi, misalnya jika obyek/korban berada di dalam jurang, lubang dll. Tim Evakuasi akan menjangkaunya dengan cara descending atau ada yang menyebutnya dengan rapelling.
CIMG3876
TEKNIK EVAKUASI DALAM VERTICAL RESCUE
dari ke 3 cara/teknik pejangkauan korban tersebut, barulah dilakukan Evakuasi atau proses pemindahan Obyek/Korban ke tempat yang lebih aman. Ada 3 teknik Evakuasi yang dilakukan dalam Vertical Rescue yaitu :
HAULING
Hauling adalah teknik Vertical Rescue Evacuation yang dilakukan dengan cara memindahkan Obyek atau korban dari posisinya ke titik atau tempat yang lebih tinggi. Proses pemindahan ini dilakukan dengan menggunakan System (dikenal dengan nama HAULING SYSTEM) sebagai upaya untuk mengurangi berat obyek/korban saat dilakukan penarikkan ke atas. Sistem yang biasa digunakan adalah A System, Z System dan M System. Obyek/korban dapat dinaikkan dengan atau tanpa menggunakan Stretcher (tandu),
Hauling pada medan tebing dengan menggunakan stretcherHauling pada medan tebing dengan menggunakan stretcher
Hauling pada medan tebing dengan menggunakan stretcher
Hauling pada medan tebing dengan menggunakan stretcher

LOWERING
Lowering adalah kebalikan dari Hauling. Teknik ini dilakukan dengan cara menurunkan Obyek/Korban ke titik/tempat yang lebih rendah di bawahnya. sama seperti Hauling, dalam teknik Lowering Obyek/korban dapat diturunkan dengan atau tanpa menggunakan Stretcher (tandu).
Lowering dengan stretcher pada medan bangunan bertingkat
Lowering dengan stretcher pada medan bangunan bertingkat
Lowering dengan stretcher pada medan bangunan bertingkat










SUSPENSION
Suspension adalah teknik pemindahan Obyek/Korban dengan cara diseberangkan baik ke titik/tempat yang lebih tinggi, sejajar, maupun lebih rendah dari posisi obyek/korban berada. Teknik ini merupakan alternatif terakhir mengingat penggunaan teknik ini akan memakan waktu cukup lama dan peralatan yang digunakan juga relatif lebih kompleks.
Persiapan menjelang suspension

ANCHORING
Selain hal tersebut di atas, dalam vertical rescue diperlukan pemahaman tentang pemasangan anchor baik pada media keras (tebing, batu, tembok, tiang, pohon dll) maupun pada media lunak (pasir, tanah, lumpur, salju dll).
Jadi dalam medan apapun, di daerah berpasir atau tanah yang lembek sekalipun, bisa dilakukan pemasangan anchor yang dapat digunakan untuk mengikat tambatan.


PERALATAN SPESIFIK DALAM VERTICAL RESCUE
Peralatan yang digunakan dalam Vertical Rescue pada umumnya sama dengan peralatan dan perlengkapan dalam Rock Climbing, ditambah dengan peralatan khusus yang lebih spesifik seperti :
Stretcher : Tandu yang digunakan dalam Vertical Rescue
Stretcher
Stretcher
Tripod : Tiang berkaki tiga yang digunakan untuk mengangkat sistem dan juga digunakan untuk melakukan evakuasi dari dalam lubang
tripod
tripod
Quick Release : Alat bantu untuk mempermudah proses melepas obyek/korban dari lintasan dalam keadaan tebebani
Quick Release
Quick Release
Swivel : Alat yang digunakan untuk mengurangi putaran pada lintasan utama yang digunakan terutama pada evakuasi dengan Helikopter.
SWIVEL
SWIVEL
Dead Man, Dead Boy, Ice Picket, Bollard : Anchoring yang digunakan pada media lunak seperti pasir, tanah, lumpur, permukaan es/salju
Dead Man
Dead Man
Rotary Hammer Drill : Bor tangan yang menggunakan Battery untuk mempercepat proses pemasangan Rock Bolt. alat ini juga bisa digunakan untuk membobol permukaan tembok/beton
Rotary Hammer Drill
Rotary Hammer Drill
Pulley : alat ini sama fungsinya dengan katrol, dan digunakan dalam Hauling System dan juga digunakan dalam Suspension
Pulley
Pulley
Demikian gambaran secara garis besar dalam Vertical Rescue. Untuk mengetahui lebih jauh lagi seperti apa Vertical Rescue dan sejauh mana materi yang harus dikuasai baik secara teori maupun praktek di lapangan dalam Vertical Rescue.

BY: VERTICAL RESCUE INDONESIA

Sabtu, 29 Juni 2013

Kumpulan Tempat Wisata di Jakarta

Gedung BP7
Sebelumnya Volksraad, Jl. Pejambon No. 2, Jakarta Pusat, dibangun pada sekitar 1830, awalnya Gardu Jaga bagian dari rumah kediaman Panglima Angkatan Bersenjata Hindia Belanda.

Gedung Departemen Keuangan
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2, Jakarta Pusat, dibangun 7 Maret 1809 oleh Gubernur Jenderal Daendels (1808-1811) untuk dijadikan sebagai Istana di pusat Ibukota Baru Weltevreden.

Gedung Kesenian Jakarta
Jl Gedung Kesenian 1, Telp 021-3808283. Gedung bersejarah yang menjadi tempat pertunjukan drama, teater, film, sastra, dan konser musik.

Gedung Pancasila
Jl. Pejambon No. 6, dibangun pada 1830 sebagai rumah komandan tentara Belanda, lalu menjadi gedung Volksraad, dan tempat Soekarno berpidato yang bersejarah tentang Pancasila pada 1945.

Gedung SMPN 32
Sebelumnya Kho Pu Tjien, Jl. Pejagalan Raya 52, Kel. Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, dibangun tahun 1880. Awalnya tempat penginapan para pedagang dari luar kota Batavia.

Gelanggang Samudra
Wisata Jakarta di Taman Impian Jaya Ancol. Ocean Dream Samudra Ancol ini merupakan arena pertunjukan aneka satwa laut, seperti lumba-lumba, paus putih, anjing laut, dan lain-lain

Gereja Ayam
Nama resmi Gereja Pniel, Jl. Samanhudi No.12, Pasar Baru, Jakarta Pusat, dibangun pada 1856, di atas menara dipasang penunjuk arah angin yang berbentuk ayam jago.

Gereja Immanuel Jakarta
Jl. Medan Merdeka Timur No.10, Gambir, dengan arsitek J.H. Horst diresmikan pada 24 Agustus 1839 dengan nama Willemskerk, diambil dari nama Willem I, Raja Belanda 1813-1840.

Gereja Katedral Jakarta
Jl. Kathedral No. 7-B Pasar Baru, diresmikan dan diberkati pada 21 April 1901 oleh Mgr. Edmundus Sybradus Luypen, SJ, Vikaris Apostolik Jakarta, dengan arsitektur neo-gotik.

Gereja Katholik Santa Catharina
Kompleks TMII yang diresmikan 1975 yang bangunannya dibuat menyerupai Gereja Santa Catharina yang ada di Surabaya.

Gereja Kristen Haleluya TMII
TMII yang bangunannya diperuntukkan bagi ibadah penganut agama Kristen, diresmikan pada tahun 1975.

Gereja Simultan
Kompleks Ereveld Menteng Pulo, Tebet, dimana terdapat salib yang terbuat dari bantalan rel Burma, 700 pasu abu jenazah tahanan perang, dan Injil Kuno.

Gereja Sion
Sudut Pangeran Jayakarta dan Mangga Dua Raya, Telp.021-6267457, dikenal sebagai Gereja Portugis, dibangun Belanda tahun 1695.

Gereja Tugu
Kampung Tugu, Jakarta Utara, awalnya dibangun sekitar tahun 1676-1678, hancur pada 1740, dibangun kembali pada 1744 dan selesai pada 29 Juli 1747.

Istana Anak-anak Indonesia
Wisata Jakarta di TMII dengan bangunan menyerupai istana dongeng, terdiri atas empat lantai dengan ruang terbuka di lantai dua.

Istana Negara
Jl. Veteran No. 17, Kel. Gambir, Jakarta Pusat, dibangun pada tahun 1796, awalnya merupakan rumah peristirahatan J.A. Van Braam diluar kota Batavia

Jembatan Kota Intan
Wisata Jakarta di Jl Kali Besar Barat dan Kali Besar Timur, di Kawasan Kota Tua yang merupakan jembatan ‘jungkit’ antik warisan kolonial Belanda.

Kebun Binatang Ragunan
Wisata Jakarta di Ragunan, Pasar Minggu, Telp 021-7820015, 789015, yang merupakan tempat rekreasi keluarga seluas 147 ha dengan koleksi aneka satwa yang sangat beragam

Kelenteng Chen Shi Zu Miao
Jl Blandongan 97, dekat Jin De Yuan, dibangun pada 1757, dengan tuan rumah Chen Yuan-guang.

Kelenteng Da Bo Gong Ancol
Sekarang Vihara Bahtera Bhakti Ancol, atau Kelenteng Ancol, berada di Jl Pantai Sanur 5, pengunjung tidak boleh membawa daging babi dan petai ke pekarangan kelenteng.

Kelenteng Da Bo Gong
Dikenal dengan nama Wihara Padi Lapa, lokasinya berada di Jl. Pejagalan II, Pekojan, dirikan pada 1823.

Kelenteng Di Cang Yuan
Sekarang Vihara Tri Ratna, Jl Lautze 64, dibangun pada 1789 untuk menghormati Dewa Raja Neraka. Ada prasasti bertahun 1761.

Kelenteng Han Thian Siang Tee
Jl Palmerah Barat 5, bersebelahan dengan Pasar Palmerah, yang telah berdiri sejak abad ke-18; ada kubur dua pemuka muslim.

Kelenteng Jin De Yuan
Jl Kemenangan III 13 (Petak 9), Glodok, di kawasan Kota yang merupakan salah satu kelenteng tertua Jakarta yang didirikan pada 1650.

Kelenteng Hok Tek Tjeng Sin
Sekarang Vihara Amurva Bhumi, Jl Prof.Dr. Satrio 2 (Casablanca), di daerah Setiabudi, Karet, masuk ke dalam sebuah gang kecil di kiri jalan

Kelenteng Kong Miao
Jl. Raya Taman Mini, merupakan kelenteng dengan ornamen cantik bagi umat Konghucu, terletak persis di belakang Teater Imaz Keong Mas.

Kelenteng Li Tie Guai
Wihara Budhi Dharma, Jl Perniagaan, yang dibangun pada 1812, oleh perserikatan ahli obat-obatan Cina saat terjadi pergantian kekuasaan antara Belanda dan Inggris.

Kelenteng Lu Pan Bio
Jl Pinangsia I 47, Glodok, dibangun pada 1842 oleh orang-orang pertukangan perantauan yang berasal dari daerah Guangdong Cina.

Kelenteng Nan Jing Miao
Gang Lamceng, Perniagaan Barat, diakses dari Jalan Tambora 8 di sisi kiri Kali Opak, dibangun kapitan Tee Liang Hoey pada 1824.

Kelenteng Sin Tek Bio
Sekarang Vihara Dharma Jaya, di Daerah Pasar Baru sehingga dikenal sebagai Kelenteng Pasar Baru, berdiri sejak 1698, akses dari gang antara Plasa Metro Atom dan toko jamu Nyonya Meneer.

Kelenteng Tian Hou Gong
Dikenal dengan nama Wihara Dewi Samudra, lokasinya berada di Jl. Bandengan Selatan didirikan sekitar tahun 1784.

Kelenteng Toa Se Bio
Sekarang Vihara Dharma Jaya, Jl Kemenangan III 48, yang dibangun pada 1751, setelah dibakar Belanda pada peristiwa pembantaian 1740; ada pula prasasti berangka tahun 1752.

Kelenteng Wan Jie Si
Sekarang Vihara Buddhayana, Jl Lautze 38, dengan gaya asitektur art deco yang semula merupakan rumah Fredrik Julius Coyet yang didirikan pada 1736, dikenal juga sebagai Klenteng Sentiong.

Kelenteng You Mi Hang
Jl Pejagalan, Pakojan, Tambora, semula merupakan klenteng persekutuan pedagang minyak dan beras Pasar Pagi, dibangun pada 1823, dipindahkan akhir abad ke-19.

Kidzania
Wisata Jakarta di lantai 6 Pacific Place Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, berseberangan Blitzmegaplex, dengan beragam permainan menarik buat anak-anak.

Langgar Tinggi
Jl. Pekojan Raya, No. 43, Kel. Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, dibangun pada tahun 1829 sebagai langgar dua lantai berukuran 8 x 24 meter.

Mahkamah Agung
Jl. Medan Merdeka Utara No. 9 – 13, dibangun pada 1848, semula adalah Witte Huis (Gedung Putih), lalu menjadi tempat peradilan pada jaman Jepang.

wisata jakartaMakam Ade Irma Suryani «
Kompleks Kantor Walikota Jakarta Selatan, Nipah, Kebayoran Baru, yang menjadi makam puteri Jenderal Besar AH Nasution, korban pembunuhan Pasukan Cakrabirawa

Makam Jayakarta
Jl Jatinegara Kaum, Telp 021-4704428, merupakan makam tokoh pejuang yang disembunyikan penduduk selama puluhan tahun

Makam Pangeran Wijayakusuma
Jl. P. Tb. Angke, Petamburan, Jakarta Barat, meninggal pada abad ke 17, ia adalah salah seorang Penasihat dan Panglima Perang pada jaman kejayaan Pangeran Jayakarta.

Makam Perang Jakarta
Menteng Pulo, yang merupakan makam para tentara Inggris dan tentara negara-negara Persemakmuran yang tewas dalam perang di Indonesia pada periode 1939 – 1945.

Museum Serangga dan Taman Kupu
Wisata Jakarta di TMII seluas 500 m2 yang mengambil bentuk tubuh belalang, diresmikan pada 20 April 1993, dengan koleksi sekitar 600 jenis, 250 diantaranya kupu-kupu.

Museum Sumpah Pemuda
Wisata Jakarta di Kramat Raya 106, Telp 021-3103217, merupakan sebuah gedung yang sangat bersejarah bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia

Museum Taman Prasasti
Wisata Jakarta di Tanah Abang 1, Telp 021-3854060, dicapai lewat Abdul Muis, yang merupakan museum luar ruang berusia tua

Museum Tekstil
Wisata Jakarta di K.S. Tubun 4, Telp 021-5606613, menempati sebuah bangunan tua bergaya kolonial di atas tanah yang luas dinaungi pohon rindang

Museum Telekomunikasi
Wisata Jakarta di Wisata TMII dengan kubah berwarna biru dan Monumen Sumpah Palapa Mapatih Gajah Mada yang diucapkan sambil mengacungkan keris.

Museum Timor Timur
Wisata Jakarta di sebelah utara Istana Anak-anak Indonesia, di kompleks TMII. Semula museum ini adalah anjungan Timor Timur yang dibangun pada 1979 dan diresmikan 20 April 1980.

Museum Transportasi
Wisata Jakarta di Kompleks TMII, Jl. Raya Taman Mini, dengan koleksi ratusan alat transportasi darat, laut dan udara, kebanyakan asli dan dalam kondisi yang baik dan cukup terawat.

Museum Wayang
Wisata Jakarta di Pintu Besar Utara 27, Kota, Telp 021-6929560, menempati bangunan tua di salah satu sisi barat Taman Fatahillah

Newseum Cafe
Jl Veteran 1, Telp 021-3446703, merupakan gedung tua antik yang saya kunjungi sesaat setelah dari BPPI yang berada disampingnya

Pantai Carnaval
Wisata Jakarta di kompleks Taman Impian Jaya Ancol, yang sering digunakan untuk Festival Layang-layang, Ice World, konser musik, dan acara tutup tahun.

Pantai Marunda
Wisata Jakarta di Kelurahan Marunda, Cilincing, lokasinya sangat dekat dengan Masjid Al-Alam Marunda, dan kabarnya akan dipercantik oleh Pemprov DKI dengan mendatangkan pasir putih dari Belitung.

Pasar Buku Langka
TMII yang diperuntukkan bagi para penggemar buku tua dan langka, termasuk buku komik dan buku silat. GPS -6.3009183, 106.9011864

Pasar Ikan Hias
Jl Sumenep, Menteng, yang menjual berbagai macam ikan hias, baik ikan air tawar maupun air laut, juga kura-kura, bintang laut, kuda laut, baby sharks, dan berbagai flora laut.

Pasar Seni Ancol
Taman Impian Jaya Ancol, dengan ratusan kios yang menggelar lukisan, patung, ukiran, relief, tembikar, keramik, tenun dan batik, dll.

Patung Pak Tani
Di tengah-tengah Menteng Raya, Arief Rachman Hakim, dan Prapatan, yang dibuat oleh pematung Rusia atas permintaan Presiden Soekarno

Pemancingan Telaga Mina
Wisata Jakarta di TMII yang merupakan kolam pemancingan terluas di Jakarta, dengan sistem kompetisi.

Perahu Angsa
Wisata Jakarta di TMII yang bisa dinikmati pengunjung untuk berkeliling di area miniatur kepulauan Indonesia.

Planetarium dan Observatorium
Wisata Jakarta di Kompleks Taman Ismail Marzuki, Cikini Raya, menyajikan pertunjukan Teater Bintang dan multimedia, dan sarana observasi benda langit.

Pulau Seribu
Wisata Jakarta yang ditempuh dari Marina, Ancol, dengan Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu dan pulau wisata Pulau Bidadari, Onrust, Kotok Besar, Kahyangan, Ayer, Tidung, dll.

Pura Hindu Dharma Penataran Agung Kertabhumi
TMII dengan arsitektur pura Bali, terdiri dari Candi Bentar, Balai Gong dan Kul-kul, Padu Rasa, dan altar tempat pemujaan.

Pusat Peragaan IPTEK
Wisata Jakarta di TMII dengan berbagai macam alat peraga IPTEK yang langsung bisa diperagakan, dilihat dan dirasakan oleh pengunjung.

Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail
Jl H.R. Rasuna Said Kav C. 22, dengan pustaka film dan gedung yang sering digunakan untuk pertunjukan film, musik, dan budaya.

Pelabuhan Sunda Kelapa
Wisata Jakarta di Di wilayah Penjaringan, dimana anda bisa menemukan kapal-kapal tradisional Bugis Makassar yang tengah berlabuh

Penangkaran Penyu Pulau Kelapa Dua
Wisata Jakarta di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu, yang merupakan tempat penangkaran Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), satwa dilindungi yang sudah nyaris punah

Pura Aditya Jaya
Jl Daksinapati Raya 10, Rawamangun, Telp 021-4705758, 4752750, yang tembok bergaya Bali-nya terlihat dari By Pass

Rumah Si Pitung
Wisata Jakarta di Kampung Marunda Pulo, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, yang bentuknya rumah panggung

Sarinah
Wisata belanja Jakarta yang merupakan gedung tinggi dan pusat perbelanjaan modern pertama berdiri di Indonesia yang terletak di Jl. M. H. Thamrin No.11, dibangun Presiden Sukarno.

Sasana Adirasa Pangeran Samber Nyawa
Kompleks TMII, sebagai tempat ibadah kaum penghayat aliran kepercayaan dan kebatinan, mengambil nama tokoh priyayi Solo yang tidak mau bekerjasama dengan VOC.

Sasana Kriya
TMII yang menjadi pusat pemasaran hasil-hasil industri kerajinan dari seluruh daerah di Indonesia.

Sea World Ancol
Wisata Jakarta di Kompleks Taman Impian Jaya Ancol, dengan ribuan satwa laut Indonesia di Akuarium utama, koleksi satwa air tawar dari seluruh dunia, lorong bawah air, dll.

Setu Babakan
Wisata Jakarta di Srengseng Sawah, Jagakarsa, seluas 165 ha terdiri dari Kebun Rakyat, perkampungan betawi dan dua danau. Ada tarian Betawi, Lenong setiap Sabtu dan Minggu.

SnowBay Waterpark
Wisata Jakarta di TMII dengan beragam permainan air yang bisa dinikmati baik oleh anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.

Speedy Karting
Jalan Gatot Subroto Kav. 72, Pancoran, arena gokart seluas 3000 m2 dengan panjang trek 400 meterlebar 4- 6 meter. Selain remaja dan dewasa, ada juga untuk anak-anak.

Stasiun Jakarta Kota
Di daerah Kota, yang selesai dibangun ulang pada 1929, karya arsitek Belanda kelahiran Tulungagung bernama Frans Johan Louwrens Ghijsels.

Stasiun Tanjung Priok
Bangunan cagar budaya warisan kolonial bergaya Art deco yang lokasinya di depan Stasiun Bus Tanjung Priok, dekat Pelabuhan Tanjung Priok.

Taman Akuarium Air Tawar
Wisata Jakarta di TMII yang diresmikan 20 April 1994, berada di atas danau buatan berdampingan dengan Taman Bunga Keong Emas dan Museum Serangga Taman Kupu-kupu.

Taman Budaya Tionghoa Indonesia
Wisata Jakarta di TMII yang menyediakan berbagai cindera mata, makanan dan ramuan obat-obatan khas Cina.

Taman Bunga Keong Emas
Wisata Jakarta di TMII yang menggambarkan legenda cinta sejati antara Raden Panji Asmara Bangun dan Dewi Sekartaji.

Taman Burung
Wisata Jakarta di Wisata TMII dengan koleksi berbagai jenis burung indah yang hidup di Indonesia bagian Barat dan bagian Timur

Taman Mini Indonesia Indah
Wisata Jakarta di Raya TMII, Lubang Buaya, Telp 021-29369592, dengan anjungan daerah, museum, Teater IMAX, dan banyak lagi

Taman Mini Indonesia Indah - wisata jakarta indonesia
Teater Imax Keong Emas
Wisata Jakarta di kawasan TMII, Jakarta Timur. Pembangunan Teater Imax Keong Emas dilakukan atas prakarsa lbu Tien Soeharto, dan mulai dioperasikan pada 20 April 1984.

Teater Tanah Airku
Wisata Jakarta di TMII berupa gedung pementasan seni dengan teknologi multimedia berstandar internasional.

Toko Merah
Jl Kalibesar Barat 11, merupakan salah satu gedung tua di Kawasan Kota Tua Jakarta, dengan interior yang cantik.

Tugu Pancoran
Di tengah perempatan Pancoran, Tebet, dengan nama resmi Monumen Patung Dirgantara, digagas oleh Presiden Soekarno, selesai dibangun pada akhir tahun 1966.

Warung Apresiasi
Jl Bulungan 1, Blok M Plaza, Telp 021-72016774, dimana setiap malam para pengunjung bisa menikmati musik gratis dan makanan dengan harga cukup murah

Wihara Arya Dwipa Arama
Kompleks TMII dengan bentuk bangunan seperti stupa Candi Borobudur yang mewakili tempat ibadah bagi penganut agama Budha.

Taman Anggrek Indonesia Permai
Jl Raya Taman Mini, Cipayung, dengan pusat peragaan anggrek, pemasaran, pusat penelitian, pusat informasi peranggrekan dan bursa tanaman anggrek.

Taman Anggrek Ragunan
Jl Harsono RM, Ragunan, dengan koleksi Dendrobium, Phalaenopsis, Vanda, Cattleya, berbagai jenis anggrek lain, dan juga menjual Aglaonema, Anthurium, dll

Taman Ayodya
Wisata Jakarta di Jalan Barito, Melawai, seluas 7.500 m2 yang sebelumnya adalah pasar ikan hias Barito, dengan sebuah danau buatan dan air mancur di tengahnya.

Taman Impian Jaya Ancol
Wisata Jakarta di Kawasan Ancol, dengan lima pantai, Dunia Fantasi, hotel, pasar seni, Atlantis Water Adventure, Gelanggang Samudra, Sea World, dll.

Taman Ismail Marzuki
Wisata Jakarta di Cikini Raya 73, Menteng, yang hampir setiap harinya ada pameran dan pertunjukan seni budaya. Di dalamnya ada cafe, warung, gedung teater dan planetarium.

Taman Menteng
Wisata Jakarta di Jalan Raya HOS Cokroaminoto, Menteng, seluas 30 hektar yang diresmikan pada 28 April 2007. Di taman ini ada arena bermain anak, lapangan futsal dan lapangan basket.
Taman Situ Lembang
Wisata Jakarta di Jalan Situ Lembang di Kawasan Menteng, dengan danau buatan yang ditengahnya terdapat air mancur. Ada tempat duduk, sarana bermain anak, merpati jinak, dan jajanan.

Taman Suaka Margasatwa Muara Angke
Wisata Jakarta di Muara Angke, yang merupakan cagar alam hutan bakau yang menjadi habitat burung dan satwa lain, dengan papan pejalan sepanjang 843 m yang mengitarinya.

Taman Suropati
Wisata Jakarta di Jl Taman Suropati, Menteng, tempat seluruh keluarga untuk bersantai di ruang terbuka hijau, berolah raga, sambil menikmati musik jika kebetulan ada yang bermain.

Teater 4 Dimensi dan Wonder Adventure
Wisata Jakarta di TMII yang merupakan bioskop untuk pemutaran film tiga dimensi dan film-film 4D (DMotion).

Minggu, 23 Juni 2013



ARUNG JERAM


Kegiatan arung jeram adalah suatu wisata yang dapat memuaskan hati,pikiran dll. Membuat refreshing takhanya dengan menonotn TV,jalan-jalan diperkebunan,shoping atau mengunjungi wisata kuliner dan masih banyak yang lainnya. Ada satu wisata yang menantang dan memacu adrenaline kita,berbasah-basah ria,diayun-ayun ombak,meliuk-liuk diantara bebatuan,segarnya air sungai yang begitu menawan memang merupakan pengalaman yang mengasyikan dan sensasi mendebarkan.Jadi tidaklah heran apabila saat ini kegiatan arung jeram mulai digemari kalangan tua dan muda.
Dalam tahap perkembangannya,pariwisata menyediakan kesempatan yang baik untuk mempraktekan kegiatan-kegiatan yang mangandung unsure petualangan sebagai refleksi diri,seperti mengarungi sungai(wisata arung jeram),mendaki gunung dan tebing(Mountainering dan rock climbing),berkemah(camping),penelusuran gua (caving),lintas alam (cross country dan lain sebagainya. Dalam hal ini kita akan mengulas seputar Arung jeram (rafting) yang semakin popular dikalangan kaula muda atau sang petualang sejati.

Diindonesia arung jeram mulai berkembang pada awal tahun tujuh puluhan, yang dipelopori beberapa kelompok/himpunan pecinta alam sebagai penggeraknya,kemudian awal tahun delapan puluhan mulai tumbuh dalam bentuk usaha wisata yang menawarkan paket-paket wisata arung jeram. Arung jeram saat ini bukan lagi sebagai kegiatan petualangan saja,tetapi juga dikembangkan sebagai kegiatan olah raga dan juga kegiatan pariwisata yang menarik. Ada beberapa tempat-tempat wisata arung jeram yang menawarkan berbagai macam paket wisata berarung jeram seperti yang terdapat di daerah-daerah sbb :
  1. Sungai citarik, Jeram-jeram di sungai Citarik mempunyai tingkat kesulitan III sampai IV. Kondisi airnya cukup jernih dan relatif stabil sepanjang tahun. Lintasan yang cukup asyik untuk diarungi sepanjang 17 km. Start dapat dimulai dari Parakan Telu desa Cigelong atau dari Pajagan, desa Cigelong. Sedang finish di desa Citangkolo, Cikidang atau di desa Cikadu, Pelabuhan Ratu. Total pengarungan sekitar 4 jam. Namun pada umumnya pengarungan dimulai dari Pajagan dan berakhir di desa Cikadu.
  2. Sungai Cicatih terletak di Kab. Sukabumi, sungai cukup lebar antara 25 s/d 100 meter.,sukabumi panjang rute variasi berkisar antara 5-9-12 s/d 21 Km.
  3. Sungai Palayang pangalengan kabupaten Bandung sungai
Sungai ini berasal dari Situ cileunca,yang mempunyai lebar 5-10 meter memiliki kelokkan tajam dan beberapa Drop menyertainya.

  1. Sungai Wampu. Terletak di antara dua Kabupaten di Sumatera Utara, Karo dan Langkat. Di kabupaten Karo, hulu sungai ini dikenal dengan nama Lau Biang. Sedang di Langkat dikenal dengan nama sungai Wampu. Airnya yang jernih dan cukup deras, mengalir langsung dari hutan-hutan lebat Taman Nasional Gunung Leuser. Rute utama untuk berarung jeram biasanya dimulai dari desa Kaperas di Marike sampai dengan jembatan Bahorok di Kab. Langkat. Jarak tempuh kurang lebih sepanjang 22 km, waktu tempuh normal 4-5 jam. Tingkat kesulitan antara kelas II - III. Jika ingin rute lebih panjang lagi pengarungan dapat dimulai dari desa Rih Tengah, kab. Karo. Hanya saja perjalanan menuju ke desa ini cukup sulit, disamping harus melewati jalan off road selama 3 jam, harus dilanjutkan pula dengan trekking selama 3 jam. Tetapi jangan khawatir karena anda akan disuguhi pemandangan yang indah di titik awal pengarungan.
  2. Sungai Alas. Sungai ini terletak di dalam TN Gunung Leuser dan mengalir ke arah Aceh Selatan.
  3. )Sungai Batang Toru. Sungai Batang Toru terletak di wilayah Tapanuli Selatan berhulu di Danau Toba.panjang sungai 125 km
  4. Way Semangka. Sungai Semangka atau Way Semangka terletak di pingir perbatasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung.
  5. Sungai Cisadane. Untuk para pengarung jeram pemula, sungai Cisadane merupakan pilihan yang tepat untuk berarung jeram. Letaknya tak jauh dari kota Bogor. Aliran air berasal dari dari kawasan hutan-hutan di Gunung Salak. Panjang sungai yang asyik dan biasa diarungi adalah sepanjang 9 km dengan tingkat kesulitan sungai II+ - III. Waktu tempuh sekitar 2 jam. Titik awal dimulai dari jembatan Ciampea dan berakhir di kampung Pasir, sekitar satu jam pengarungan dari titik pertemuan sungai Cianten – Cisadane.
  6. )Sungai Cianten. Sungai ini terletak di Kabupaten Bogor. Hulu sungai berada dari hutan-hutan di kawasan Taman Nasional Halimun. Sungai Cianten merupakan anak sungai Cisadane. Aliran air sungai cukup stabil, karena di atas lokasi start Batu Beulah merupakan Dam yang berfungsi untuk PLTA. Kelas sungai berkisar antara II+ - III. Kelas kesulitan dapat meningkat saat tinggi muka air naik. Panjang sungai yang dapat diarungi saat tinggi muka air bagus sekitar 13 km sampai di titik pertemuan dengan sungai Cisadane. Pada umumnya start dimulai dari Batu Beulah dan berakhir di jembatan Leuwiliang.
  7. Sungai Berantas ,karang duren Malang Jawa timur.Jeram-jeramnya mempunyai kelas antara II – III.
  8. Sungai Progo. Hulu sungai Progo berada di lembah diantara dua gunung, Sindoro dan Sumbing. Mengalir ke arah selatan, membelah dua propinsi, Jawa Tengah dan Yogyakarta. Arusnya cukup deras dan sangat fluktuatif terutama pada musim hujan. Pada kondisi normal jeram-jeram di sungai ini sungguh menantang dan mempunyai tingkat kesulitan antara kelas II s/d V. Entry point dapat dilakukan dari beberapa tempat. Titik pertama adalah dari Taman Kyai Langgeng di Kota Magelang, titik kedua Jembatan Tempuran Kabupaten Magelang, titik ke tiga jembatan Borobudur, Mendut, titik ke empat jembatan Klangon. Titik akhir biasanya sampai di Dam Ancol, Kabupaten Sleman. Jarak total etape Kyai Langgeng, Magelang ke Dam Ancol, Yogyakarta sekitar 40 km. Etape paling menantang adalah antara jembatan Klangon dan Dam Ancol dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Setiap pengarung jeram harus waspada dengan hujan yang cukup deras, karena ketinggian air dapat secara tiba-tiba naik dan mengakibatkan banjirbandang.
  9. Sungai Serayu. Terletak di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara. Panjang sungai yang biasa diarungi lebih dari 16 km. Sungai Serayu sangat mudah dijangkau karena terletak di pinggir jalan raya yang menghubungkan kota Wonosobo dan Banjarnegara, sehingga start awal dapat dimulai dari beberapa titik antara lain adalah dari jembatan di desa Blimbing, dan desa Tunggoro (Kab. Wonosobo), serta desa Prigi (Kab.)Banjarnegara, sedang finish berada di desa Singomerto (Kab. Banjarnegara). Jeram jeram di sungai ini mempunyai kelas antaraIIsampaiIV.

Demikian sebagian tempat-tempat/daerah wisata arung jeram yang terdapat dibumi Nusantara kita ini,inilah suatu bukti kekayaan alam kita yang harus dijaga dari tangan-tangan jahil orang yang berbuat jahat dan menjaga ekosistem yang terdapat didalamnya atau disekitarnya.







PROSEDUR PELAKSANAAN ARUNG JERAM

Dibalik keasyikan dengan liukan-liukan jeram sungai tetap merupakan kegiatan yang mengandung resiko tinggi. Semua bentukan jeram dan arus sungai tetap merupakan bahaya yng sewaktu-waktu dapat mengancam atau menimpa para peraung jeram apabila tidah mengindahkan/memperhatikan prosedur pelaksanaannya. Untuk dapat melakukan kegiatan arung jeram dengan aman,nyaman dan mengasyikan ada beberapa hal dan prosedur yang harus diperhatikan :

  1. Siapkan peralatan yang akan digunakan yang sesuai dengan standar
  2. Selalu gunakan APD (Alat Pelindung Diri)
  3. Mempunyai kemampuan atau tekhnik berarung jeram dengan baik.
  4. Menguasai rescue dan P3k dalam arung jeram
  5. Mempersiapkan kondisi prima
  6. Membuat rencana perjalanan yang meliputi transportasi,akomodasi,konsumsi,emergency,titik start dan titik finish.
  7. Carilah info tentang jeram dari sungai yang akan diarungi,yang dapat diperoleh dari sumber-sumber terpercaya atau dari kelompok arung jeram setempat.
  8. Mengurus perizinan pada kepolisian dan pemerintah setempat.

Beberapa hal-hal prosedur diatas sangatlah mutlak harus dipenuhi oleh mereka yang ingin melaksanakan kegiatan berarung jeram. Dengan persiapan yang baik dengan melaksanakan prosedur diatas maka kegiatan arung jeram dapat dilakukan dengan aman,nyaman dan mengasyikan.



PENGETAHUAN ARUNG JERAM

A. Sungai
           
  1. fungsi dan karakteristik sungai
Fungsi utama sungai adalah menampung dan mengalirkan air dan sediment dari daerah hulu dipegunungan sampai ke laut.

Karekteristik sungai didaerah hulu sangat berbeda dengan daerah hilir dan juga akan sangat berbeda karakteristik suatu sungai dengan sungai lainnya. Faktor utama yang membeda-bedannya adalah :

-         Gradien (kecuraman)
Kecuraman adalah beda tinggi/satuan panjang (feet/mile,m/km) dapat dihitung dengan bantuan garis kontur yang memotong sungai,pada peta fotografi.

·        sungai dengan kecuraman 0-4 m/km berarus tenang tidak mempunyai           daerah berbahaya.
·        Sungai dengan kecuraman 5-10 m/km beriam-riam dan cukup ideal sebagai medan mengarungi jeram.
·        Sungai dengan kecuraman 10-15 m/km berbahaya,tetapi masih memungkinkan.
·        Sungai dengan kecuraman 15-20 m/km sudah tidak memungkinkan diarungi perahu karet,tetapi masih bias diarungi oleh yang lebih lincah.
·        Sungai  dengan kecuraman diatas 20 m/km tidak mungkin lagi untuk diarungi karena ada air terjun dan riam yang ganas dan panjang.
·        Hidraulis sungai besar kecilnya sungai atau layak tidaknya sungai tersebut untuk diarungidapat dilihat dari volume airnya.


-         Volume air
Volume air sungai  juga dapat mempengaruhi suatu pengarungan jeram kedalaman air sungai/debit air sungai haruslah dilihat karna semakin dalam air sungai maka air dipermukaanpun akan tenang dan perlu dicermati kalau menemukan permukaan air yang tenang dan luas.Selain volume air perlu diperhatikan juga tinggi muka air 9t.m.a) karena sangat berpengaruh terhadap bentuk jeram dan jalannya perahu.

  1. Arus Sungai
Arus sungai atau aliran sungai secara umum dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu :

    1. Arus Putar
Adalah aliran air sungai yang berputar,biasanya terjadi akibat adanya suatu halangan ataupun pada bagian dalam belokan.


    1. Arus Balik
Adalah aliran air sungai yang berbalik kearah hulu akibat suatu penurunan dasar sungai atau arus menabrak dinding/benda yang besar.
    1. Arus Jepit
Adalah aliran sungai yang mengecil sehingga menyebabkan percepatan aliran aliran. Hal ini diakibatkan oleh adanya halangan 2 buah benda,penyempit badan sungai.

  1. Jenis Riam/Jeram
Setiap lintasan disungai mempunyai satu aliran utama yang paling kuat arusnya dan biasanya berada dalam aliran ini. Jeram m,erupakan bagian dari sungai yang mengalami percep[atan arus dan turbulensi (air yang bergolak). Secara umum jenis jeram dapat dibagi menjadi 6 jenis yaitu :

    1. Tongue (lidah air)
Merupakan awal dari suatu riam sebagai percepatan arus yang bentuknya kalau dilihat dari atas menyerupai huruf V.Arus ini dibentuk oleh dua buah rintangan berupa batu atau hole.
    1. Standing Wafe (gelombang tegak)
Merupakan gerakan air yang membentuk barisan gelombang,dimana gelombang pertama paling besar.Jeram ini terjadi akibat dari dasar sungai yang menurun kemudian relatif mendatar kembali.
    1. Stopper (gelombang balik)
Merupakan gelombang yang berputar vertikal atau berbalik kearah hulu yang disebabkan oleh penurunan dasar sungai.Jenis jeram ini dapat dibagi lagi menjadi 3 jenis yaitu :

Ø      Hole :
Stopper ini terjadi akibat di dasar sungai terdapat batu besar yang menghalangi aliran sungai dibawah permukaan.
Ø      Hidraulik :
Stopper ini terjadi akibat terjadinya penurunan dasar sungai secara mendadak (vertikal).
Ø      Gelombang Pecah :
Ø      Stopper ini dapat terjadi akibat adanya penururnan dasar sungai yang terjal kemudian mendatar kembali.
    1. Eddies (arus balik)
Merupakan suatu arus sungai yang seakan-akan berhenti dan berbalik kearah hulu sungai.
    1. Bends (belokan)
Merupakan arus sungai yang keras dan membentur dinding pada suatu belokkan sebelah luar.
    1. Shallows (pendangkalan)
Merupakan aliran sungai yang menjadi lebih cepat dikarenakan adanya pendangkalan dasar sungai,biasanya ditandai oleh riak-riak kecil.


B. PERALATAN

  1. Perahu
Dalam kegiatan arung jeram perahu meupakan peralatan utama yang wajib tersedia,secara umum dalam arung jeram disebut inflatable raft,Sifat yang paling diharapkan perahu adalah tahan terhadap benturan dan tahan terhadap abrasi..Perahu arung jeram dirancang untuk dapat mudah bergerak dan mudah dikendalikan.Oleh karena itu biasanya dirancang dalam bentuk oval dengan haluan dan buritan agak mencuat. Perahu arung jeram biasanya dibuat dari bahan-bahan sintetis dipadukan dengan serat nilon seperti EPDM (karet sintetis) PVC,neoprene dan hypalon.

Macam-macam perahu ditinjau dari jenisnya adalah sebagai berikut :
1.      Perahu lesung anatara lain :




·        Kayak
Adalah perahu dengan bentuk lancip,bagian depan dan belakangnya. Perahu ini tertutup, dikendalikan oleh satu orang. Pendayung duduk dengan satu kaki lurus kedepa,pinggang tertutup bahan air,sehingga air tidak masuk kedalam perahu,menggunakan dayung berbilah dua.











·        Canoe
Bentuk perahu lancip juga akan tetapi terbuka dan lebih lebar dari kayak.dikendalikan oleh satu-dua orang dengan kaki melipat kebawah tempat duduk.
2.      Dorry (sampan)

Sampan berbentuk lancip,terbuka dan lebih lebar dari canoe. Pendayung duduk ditengah menggunakan dayung, dapat membawa dua atau empat penumpang.Ukuran panjangnya 5,5 meter lebar 2 meter.




3.      Cataraft


  

Perahu yang dibuat dari dua,tiga atau empat tabung karet berisi udara,diikat/disatukan dengan menggunakan frame dari kayu atau alumunium. Catarft sangat baik digunakan pada sungai arus deras yang sangat sempit dan berbatu-batu. Keuntungan perahu ini tidak dapat berisi air yang dapat memberatkan perahu.

4.      Perahu karet
Perahu yang terbentuk dari tambang udara yang terbuat dari bahan karet berserat. Didalam tabung tersebut terdapat sekat-sekat yang berbentuk sel atau ruangan yang terpisah,sehingga jika satu bocor yang lain tidak akan terpengaruh. Perahu karet ini dikategorikan menjadi dua Type yaitu :
1). Landing Craft Rubber (LCR)



Berbentuk seperti tapal kuda dan pada bagian belakangnya terdapat kayu/transom.
             

   2). River Boat
                       
                       
                        Berbentuk oval dibuat khusus untuk mengarungi sungai arus deras.

  1. Pelampung
Berfungsi sebagai pengapung dan pelindung tubuh dari benturan batu atau benda keras lainnya disungai,dan juga berfungsi sebagai pelindung dingin.
Dilihat berdasarkan kontruksinya pelampung terdapat 2 jenis, dengan keuntungan dan kerugiannya :






v     Pelampung Udara


Mempunyai daya apung tinggi namun kurang aman dalam menghadapi benturan dengan batu.
v     Pelampung Padat (terbuat dari spon)
Cukup tahan terhadap benturan namun jika sudah lama terendam air,daya apungnya semakin mengecil.

  1. Dayung
Berguna untuk menambah kecepatan dan mengatur gerak perahu,biasanya terbuat dari kayu,aluminium,fiber glass.ukuran dayung yang standar biasanya setinggi dagu pemakai.








Jenmis-jenis dayung ada 2 macam :
1.      Paddle





2.      Oars


  1. Helm Pengaman


Terbuat dari bahan yang tidak mudah pecah,karena dapat berfungsi untuk melindungi kepala dari benturan.

  1. Tali Penyelamat



Berfungsi untuk menolong anggota tim yang terlempar kesungai.Tali penyelamat terbuat dari bahan yang kuat (nylon) dengan warna yang mencolok dan mempunyai daya apung yang tinggi.atau bisa juga disiapkan pita wabbing atau juga tali kernmantle dinamis.


  1. Sepatu


Berfungsi sebagai pelindung kaki dari gesekan dasar perahu dengan batu atau tergencet.sepatunya yang cocok adalah sepatu karet ringan dan penyerapan airnya kurang.

Perlengkapan lainnya :
-         Peralatan rescue ((karabiner,tali,dll)
-         Perlengkapan P3K
-         Pisau
-         Dayung cadangan
-         Dry suit dan wet suit
-         Tali tepi
-         Tali penambat perahu
-         Wabbing
-         Dry bag
-         Repair kit (lem,benang,jarum jahit,bahan penambah,pompa perahu)